Hadiri Wisuda ke XLIII (43) UNIDHA, Ini 5 Kunci Sukses di Era Disruptif Menurut Menteri PANRB

Padang, 12 Mei 2018 – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Bapak Dr. H. Asman Abnur, S.E., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Dharma Andalas (YPDA) menghadiri Upacara Wisuda ke XLIII (43) Universitas Dharma Andalas.

Dalam kegiatan tesebut, Bapak Dr. H. Asman Abnur, S.E., M.Si. menjelaskan mengenai fenomena era disruptif dengan ciri terbukanya peluang inovasi di dunia kerja dan usaha sekaligus menggerus model bisnis yang selama ini telah mapan. Oleh karena itu, berikut 5 kunci sukses dalam menghadapi era disruptif berdasarkan penjabaran menteri yang menjabat semenjak 27 Juli 2016 ini.

1. Kemampuan Berbahasa Inggris

Bahasa Inggris merupakan bahasa utama bagi negara-negara maju di dunia. Dalam lingkungan akademis, Bahasa Inggris menjadi jembatan ilmu pengetahuan dan penulisan karya ilmiah. Pada dunia kerja, kemampuan berbahasa Inggris yang baik membuka peluang berkembang yang jauh lebih luas dibandingkan dengan seseorang yang tidak memilikinya.

2. Etos Kerja

Etos kerja dapat diartikan sebagai kecenderungan, karakter, sikap, kebiasaan, atau keyakinan dalam menyelesaikan suatu tugas/pekerjaan yang diembankan kepada seorang individu atau kelompok. Memiliki etos kerja yang baik merupakan kunci untuk mendapatkan kepercayaan.

3. Kemampuan Manajerial

Kemampuan manajerial tidak hanya dibutuhkan oleh pimpinan suatu organisasi, akan tetapi juga vital bagi para karyawan baru. Memiliki kemampuan menjerial yang baik membuat seseorang dapat menyusun prioritas kerja dengan benar sehingga mempercepat naiknya karir.

4. Kecepatan Beradaptasi

Pasca kampus merupakan fase yang sangat berbeda dengan lingkungan akademis universitas. Kemampuan beradaptasi yang cepat dapat mengurangi rasa canggung atas pekerjaan baru yang diemban dan mempermudah berbaur dengan lingkugan budaya kerja, rekan, maupun atasan.

5. Karakter Pembelajar

Pada era disruptif dengan perubahan teknologi yang cepat, para lulusan universitas tidak bisa hanya mengandalkan ilmu yang telah dipelajarinya di perguruan tinggi. Skill baru yang dituntut dunia kerja menjadikan seseorang yang memiliki karakter pembelajar tetap terdepan menghadapi perubahan.

Selain dihadiri oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), seremoni yang melantik 211 wisudawan ini juga dihadiri oleh Bupati Padang Pariaman Bapak Drs. H. Ali Mukhni, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Kementerian PANRB Bapak Ir. M. Shadiq Pasadigoe, S.H., M.M., serta segenap civitas akademika Universitas Dharma Andalas.

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *